SEJARAH PANCASILA
Sejarah Pancasila : Sejarah Lahir dan PerumusannyaSejarah
Pancasila
sebagai dasar negara Indonesia memang penuh makna, lahirnya pancasila merupakan
tonggak sejarah bangsa Indonesia. Indonesia merupakan negara majemuk dan memegang
penuh konsep bhinneka tunggal ika dan kemajemukkan dalam kehidupan
berbangsa dan bernegara. Memahami sejarah lahirnya pancasila sangat penting
bagi generasi muda dan seluruh tumpah darah Indonesia.
Pancasila sebagai ideologi
bangsa Indonesia memiliki perjalanan panjang mulai dari perumusan hingga
terbentuknya pancasila sebagai pedoman kehidupan bangsa Indonesia. Tokok
pahlawan Nasional Indonesia memiliki peran penting terhadap lahrinya pancasila
yang akhirnya dijadikan sebagai Hari Kesaktian Pancasila pada 1 Oktober.Sejarah
PancasilaSejarah
pancasila
dimulai ketika Jepang menjanjikan memberikan kemerdekaan pada Indonesia,
perumusannya sendiri di awali beberapa bulan sebelum indonesia merdeka.
Sejarah
Perumusan PancasilaPembentukan
BPUPKIJanji Jepang memberikan
kemerdekaan pada Indonesia pada 24 Agustus 1945 merupakan sejarah dibentuknya
BPUPKI yang memiliki anggota sekitar 60 orang. Ketua BPUPKI adalah dr.
Radjiman Wedjodiningrat dan wakilnya adalah Raden Panji Soeroso.Sidang
Pertama BPUPKISidang pertama BPUPKI yang
diselenggarakan pada 29 Mei – 1 Juni 1945, dalam sidang ini diagendakan untuk
membahas landasan dasar Negara Indonesia untuk persiapan kemerdekaan. Dalam
sidang ini beberapa tokoh pahlawan nasional ikut membicarakan bagaimana konsep
dasar negara tersebut, berikut adalah hasil dari pemikiran tokoh nasional
tersebut.Moh Yamin pada 29 Mei 1945
mengusulkan ada 5 dasar negara merdeka yaitu :
- Peri kebangsaan
- Peri Kemanusiaan;
- Peri Ketuhanan;
- Peri kerakyatan;
- Kesejahteraan rakyat.
Mr Soepomo pada 31 Mei 1945
mengungkapkan ada 3 teori dasar negara merdeka yaitu :
- Negara
individualistik, atau negara yang disusun atas dasar kontrak sosial
dari warganya dengan mengutamakan kepentingan individu
sebagaimana diajarkan oleh Thomas Hobbes, John Locke,
Jean Jacques Rousseau, Hebert Spencer, dan H.J Laski.
- Negara golongan (class
theori) yang diajarkan Marx, Engels, dan Lenin.
- Negara Integralistik,
yaitu negara tidak boleh memihak pada salah satu golongan, tetapi
berdiri di atas semua kepentingan (Spinoza, Adam Muller,
dan Hegel).
Dalam mengungkapkan teori
ini, Soepomo menolak 2 konsep yaitu negara individualistik dan golongan, dan
memilih konsep negara integralistik atau kesatuan dan milik seluruh rakyat
indonesia.Ir. Soekarno Pada 1 Juni
1945 mengungkapkan ada 5 teori dasar yang menjadi landasan negara merdeka.
- Kebangsaan atau
Nasionalisme
- Kemanusiaan
(internasionalisme)
- Musyawarah, mufakat,
perwakilan
- Kesejahteraan sosial;
- Ketuhanan yang
berkebudayaan.
Hasil dari sidang pertama
BPUPKI ini merupakan cikal bakal dari sejarah Pancasila. Pada 1 Juni atau
bertepatan pada akhir sidang pertama ditetapkan lah anggota kecil untuk
membahas usulan ini. 8 Anggota ini sebagian adalah yang merumuskan teori
dasar negara pada sidang pertama, 8 tokoh tersebut adalah sebagai berikut.
Tugas mereka adalah untuk
merampungkan dan merumuskan usulan yang dihasilkan pada sidang pertama BPUPKI
tersebut. Dari beberapa usulan tersebut diketahui bahwa terjadi beberapa
perbedaan, dimana golongan Islam menghendaki dasar negara berdasarkan syariat
Islam, sedangkan golongan nasionalis tidak menghendaki negara berdasarkan
golongan agama tertentu. Sejarah
PancasilaSejarah Pancasila dan
lahirnya ideologi negara ini setelah pembentukan 8 anggota ini ternyata masih
menimbulkan perdebatan, terutama dari golongan Islam dan Nasionalis. Untuk itu
dibentuklah tokoh perumusan pancasila yang terdiri dari 9 tokoh yang terdiri
dari gabungan golongan Islam dan Nasionalis.Tokoh
Perumusan PancasilaAda beberapa tokoh penting
dalam sejarah perumusan pancasila hingga dikenal sebagai pedoman hidup dan
ideologi bangsa Indonesia.
- Soekarno
- M. Hatta
- H. Agus Salim
- M. Yamin
- Achmad Subarjo
- A.A Maramis
- Wahid Hasyim
- Abi Kusno
- Kahar Muzakir
9 Tokoh ini merupakan
perumus piagam jakarta yang merupakan asal muasal Pancasila. 9 tokoh ini juga
merupakan tokoh sentral dalam memberikan ide mengenai ideologi bangsa
Indonesia.9 Tokoh ini kembali
bersidang pada 22 Juni 1945 dan menghasilkan kesepakatan mengenai dasar negara
Indonesia yang tertuang dalam rancangan Preambule (Pembukaan) hukum dasar,
yang isinya adalah sebagai berikut:
- Ketuhanan, dengan
kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk pemeluknya
- Kemanusiaan yang adil
dan beradab
- Kerakyatan yang
dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan
- Keadilan sosial bagi
seluruh rakyat indonesia.
Kesepakatan ini
dipopulerkan dengan nama Piagam Jakarta oleh Moh. Yamin.Sidang
BPUPKI Kedua (10-16 Juli 1945)Sidang kedua BPUPKI
menetapkan beberapa hasil yang menjadi persiapan untuk menjadi negara merdeka.
- Dasar negara yang
disepakati, yaitu Pancasila seperti dalam Piagam Jakarta.
- Bentuk negara republik
(hasil kesepakatan dari 55 suara dari 64 yang hadir).
- Wilayah Indonesia
disepakati meliputi wilayah Hindia Belanda + Timor Timur + Malaka (39
suara).
- Dibentuk tiga panitia
kecil:
- Panitia Perancang UUD,
diketuai Ir. Soekarno.
- Panitia Ekonomi dan
Keuangan, diketuai Moh. Hatta.
- Panitia Pembela Tanah
Air, diketuai Abikusno Tjokrosoejoso.
Sejarah
Lahirnya PancasilaSejarah Pancasila dan
lahirnya Ideologi Negara Indonesia ini tepatnya adalah pada sidang kedua BPUPKI
pada 10-16 Juli 1945 yang menetapkan Pancasila yaitu seperti piagam jakarta.
Dalam perkembangannya Pancasila mengalami berbagai perubahan, rumusan pancasila
ditetapkan dalam beberapa dokumen penting.
- Rumusan Pertama :
Piagam Jakarta (Jakarta Charter) – tanggal 22 Juni 1945
- Rumusan Kedua :
Pembukaan Undang-undang Dasar – tanggal 18 Agustus 1945
- Rumusan Ketiga :
Mukaddimah Konstitusi Republik Indonesia Serikat – tanggal 27 Desember
1949
- Rumusan Keempat :
Mukaddimah Undang-undang Dasar Sementara – tanggal 15 Agustus 1950
- Rumusan Kelima :
Rumusan Kedua yang dijiwai oleh Rumusan Pertama (merujuk Dekrit Presiden 5
Juli 1959)
Rumusan pancasila ini
akhirnya menetapkan 5 sila dalam pancasila yaitu :
- Ketuhanan yang Maha
Esa
- Kemanusiaan yang adil
dan beradab
- Persatuan Indonesia
- Kerakyatan yang
dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan
- Keadilan sosial bagi
seluruh rakyat Indonesia
Fungsi pancasila
sebagai dasar negara sangat penting dalam mempererat kesatuan dan persatuan
bangsa. Arti pancasila
sebagai ideologi negara adalah bagaimana seluruh sendi kehidupan dan peraturan
undang undang tidak boleh bertentangan dengan 5 butir pancasila ini. Bukan
hanya tugas presiden
atau lembaga negara indonesia
yang wajib menjalankan dan mengamalkan pancasila ini, seluruh rakyat indonesia
harus patuh dan mengamalkannya dalam seluruh bidang kehidupan. Sejarah pancasila yang penting dalam
kemerdekaan kita harus diamalkan sebaik mungkin.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar